Mataram — Universitas Mataram (Unram) secara resmi menetapkan Prof. Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd. sebagai Rektor Terpilih Periode 2026–2030 melalui Rapat Senat Khusus, Kamis (8 Januari 2025).
Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat Universitas Mataram, sebagai tahapan akhir proses pemilihan rektor sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pemilihan diikuti oleh tiga calon rektor, yakni Prof. Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd. (nomor urut 1), Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.Hum. (nomor urut 2), dan Prof. Muhamad Ali, S.Pt., M.Si., Ph.D. (nomor urut 3), yang sebelumnya telah melalui proses penjaringan dan penyaringan oleh Senat Unram.
Proses pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara oleh anggota Senat Universitas Mataram bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI. Dalam kegiatan tersebut, Mendiktisaintek RI diwakili oleh Wakil Menteri Diktisaintek RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. Sesuai ketentuan, hak suara Menteri memiliki bobot 35 persen, sedangkan Senat Unram sebesar 65 persen.
Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara, Prof. Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd. memperoleh 68 suara, disusul Prof. Muhamad Ali, S.Pt., M.Si., Ph.D. dengan 14 suara, dan Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.Hum. dengan 9 suara. Dengan perolehan tersebut, Prof. Sukardi ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak.
Rektor Unram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pemilihan telah berjalan tertib, lancar, dan demokratis, serta menekankan pentingnya menjaga persatuan dan integritas institusi pascapemilihan.
Sementara itu, Wamen Diktisaintek RI Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. menegaskan bahwa pemilihan rektor merupakan bagian dari regenerasi kepemimpinan perguruan tinggi yang menentukan arah dan masa depan universitas.
Seluruh proses pemilihan rektor Unram berlangsung dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas, sebagai komitmen universitas dalam memperkuat tata kelola dan keberlanjutan kepemimpinan ke depan.

0 Komentar